Berbagi Nasi

Berbagi Nasi

Berbagi Nasi Pihak HSE Center saat ini telah membangun hubungan kerjasama dengan Komunitas Berbagi Nasi yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, komunitas yang 80% dari anggotanya merupakan anak-anak muda yang mempunyai jiwa sosial yang sangat tinggi. Mereka sadar bahwa semuanya tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah, karena disudut-sudut kota maupun kehidupan malam bagi rakyat kecil seringkali tidak terjamah oleh tangan pemerintah. Disaat itulah, kita yang terlahir sebagai mahkluk sosial ikut membantu meringankan beban mereka, orang-orang yang kurang beruntung yang berada diseluruh dunia, terutama di negara kita Indonesia ini. banyak dari kita mungkin yang tidak menyadari bahwa selama ini kita selalu menyepelekan hal kecil seperti halnya uang sebesar 5.000,- rupiah, yang biasa gunakan tanpa kita sadari, mulai dari hilang, membayar parkir, membeli rokok, dan hal lainnya. Namun bagi orang yang kurang beruntung seperti sodara kita yang banyak kita lihat di negeri kita ini. mereka perlu beberapa hari hanya untuk mengumpulkan uang sebesar 5.000 tersebut, ada yang tidak makan selama beberapa hari dikarenakan memang tidak mempunyai apa2 sama sekali untuk membeli makanan, mereka enggan untuk meminta-minta/mengemis. Berikut deskripsi tentang kegiatan Berbagi Nasi. Berbagi Nasi | Melalui sebungkus nasi untuk para saudara kita yang kurang beruntung; yang masih tidur beralas bumi beratapkan langit di jalanan seputar kota Bandung, kita berbagi dengan sederhana sebentuk harapan untuk membantu dan semangat untuk memberi. Description Kami Berbagi Nasi beraksi 3x dalam seminggu: Setiap Kamis dan Sabtu, Start mulai jam 21.00 kami @berbaginasiID (Bandung) biasa nongkrong di Jl. Merdeka 40 depan Balkot (sesudah BIP) Rabu setiap jam 12-13 ada #berbagimakansiang di Rumah Singgah RSHS basement gedung kemuning Bandung. Selain plan wajib #berbaginasi, kami sudah melakukan #berbagipengobatan Gratis dan kami juga...
CHEMICAL BURNS

CHEMICAL BURNS

CHEMICAL BURNS• If the burns ‘re due to dry chemicals, brush off chemicals with gloved hands or a towel• Flush the area with large amounts of cool running water for at least 20 minutes or until EMS takes over• If the eye has been burned, flush the affected eye until EMS takes over. Keep affected eye lower than the unaffected eye• If possible, have the person remove contaminated clothing to prevent further...
Duduk Lama Tingkatkan Resiko Kelumpuhan

Duduk Lama Tingkatkan Resiko Kelumpuhan

Semakin lama anda duduk, maka semakin jarang aktivitas fisik yang anda lakukan, yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan termasuk kematian dini. Para peneliti di Amerika mengatakan bahwa bagi orang yang berusia 60 tahun atau lebih, setiap jam yang digunakan untuk duduk dapat meningkatkan resiko terjadinya kelumpuhan hingga sekitar 50%, tidak peduli seberapa banyak olahraga yang anda lakukan. Kelumpuhan ini dapat menyebabkan gangguan pada aktivitas anda sehari-hari, termasuk makan, tidur, dan berpakaian. Penelitian ini mengamati 2.286 orang dewasa yang berusia 60 tahun atau lebih dalam hal berapa lama waktu yang digunakan untuk duduk serta beraktivitas setiap harinya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa rata-rata subjek penelitian menghabiskan 9-14 jam waktu untuk duduk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk duduk lebih sering mengalami kelumpuhan dibandingkan dengan orang dengan keadaan kesehatan dan olahraga yang sama yang lebih jarang duduk. Setiap jam yang digunakan untuk duduk meningkatkan resiko gangguan aktivitas harian hingga 46%. Penelitian ini juga menemukan bahwa melakukan lebih banyak olahraga seperti: renang, sepak bola, jalan sehat dan olah raga lainpun tidak dapat menurunkan resiko ini. Walaupun hasil penelitian ini belum dapat menyimpulkan secara pasti bahwa duduk lama dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, bahkan kelumpuhan; akan tetapi penelitian ini telah berhasil menemukan adanya hubungan antara duduk lama dan kelumpuhan atau kecacatan. Saat seseorang duduk dalam waktu yang lama, maka otot-otot tubuh anda membakar lebih sedikit kalori dan aliran darah anda pun mengalir dengan lebih lambat serta membuat otot punggung dan perut anda jarang digunakan. Efek ini dapat terjadi pada siapa saja, tua atau muda. Berjalan-jalan mengelilingi kantor anda atau parkirlah kendaraan anda lebih jauh atau berdirilah saat menelepon...
Lima warga Boyolali meninggal akibat “kencing tikus”

Lima warga Boyolali meninggal akibat “kencing tikus”

Boyolali (ANTARA News) – Tercatat lima dari enam warga di Kecamatan Nogosari dan Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat terserang penyakit “kencing tikus” atau disebut “Leptospirosis“. Pihaknya bekerja sama dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Banjarnegara, untuk melakukan pemeriksaan populasi tikus di wilayah terdampak, Kepala Dinkes Boyolali Yulianto Prabowo, di Boyolali, Selasa. Menurut Yulianto Prabowo, kasus serangan penyakit tersebut telah dilaporkan ke Dinkes Boyolali pada dua pekan terakhir ini. Menurut dia, gejala sakit yang diderita korban terjadi sejak 11 Maret 2014. Mereka rata-rata meninggal dunia setelah satu pekan menunjukkan gejala sakit itu. Pihaknya dari hasil penyelidikan terhadap lima korban tertular penyakit tersebut saat bekerja di sawah, sedangkan satu lainnya terjangkit di rumahnya. Lima warga yang terserang penyakit hingga meninggal dunia tersebut, yakni Sumarno (59) warga Desa Jeron, Nogosari; Siti Muzayanah (42), warga Potronayan, Nogosari; Sakirah (74) warga Sindon, Ngemplak; Harso Dikromo (73) warga Ngargorejo, Ngemplak; dan Warso Jiman (85), warga Sembungan, Nogosari. “Satu pasien yang berhasil selamat yakni Teguh (50) warga Desa Bendo, Nogosari Boyolali,” katanya. Ia menjelaskan, penyebab penyakit tersebut, yakni bakteri Leptospira yang dibawa oleh binatang tikus dan menular melalui air kencingnya. Selain itu, bakteri tersebut juga dapat diidap binatang menyusui atau mamalia lainnya, antara lain kucing, sapi, babi, dan kambing. Penularannya bisa terjadi dengan kontak air kencing mamalia yang mengidap bakteri tersebut. Bahkan, penularan penyakit tersebut bisa melalui makanan maupun minuman yang tercemar bakteri terkait. “Penderita tang terkena penyakit ini, ciri-cirinya gejala ringan, antara lain demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, mual muntah, mata merah,” katanya. Pasien yang menderita penyakit tersebut jika tidak segera diobati dapat menyebabkan gejala...
Kolesterol dan Bawang Putih

Kolesterol dan Bawang Putih

Kolesterol dan Bawang Putih Kolesterol, Tak Cukup Hanya Bawang Putih Sumber : Kompas.com SEORANG bapak, sebut saja R.G bertanya, apakah kolesterol yang tetap tinggi kendati sudah pantang menu berkolesterol juga tergolong faktor keturunan (hyperlipidemia)? Untuk menurunkan kolesterol, yang ia konsumsi hanya bawang putih mentah. Pak R.G. mengirimkan hasil pemeriksaan kolesterol, trigliserida (TG), dan gula darahnya. Hasil laboratorium untuk kolesterol dan TG sejak April 2008 memang ada kecenderungan meninggi, khususnya kolesterol. Demikian pula gula darahnya. Mengherankan, kendati sudah mulai minum obat antilipid sejak luli 2008, sampai sekarang kolesterolnya tidak juga turun. Ada apa? TAK CUKUP BAWANG PUTIH Ya, tak cukup hanya bawang putih untuk menurunkan kolesterol dan lemak darah (lipid). Kalau ada bahan berkhasiat lain yang mengaku (mengklaim) dapat menurunkan lipid darah, jangan terlampau berharap karena hanya obat (medis) yang sudah teruji yang mampu menurunkannya. Bahan berkhasiat bukanlah sebagai obat, melainkan terbatas untuk memelihara kesehatan belaka. Bahan berkhasiat baru menjadi obat bila sudah dikenali kandungannya teruji berkhasiat, telah teruji pula keamanannya. Buktinya Pak R.G. gagal menurunkan koleslerol kendati sudah berbulan-bulan mengonsumsi bawang putih. Perlu uji lebih lanjut terhadap semua bahan berkhasiat yang mengaku mampu menurunkan lipid darah, selain keamanannya pula. Bagi dunia medis, tidak cukup berkhasiat karena jika tak aman (lolos uji toksisitas), tidak boleh dipasarkan sebagai obat. Bawang putih mentah (raw materia) selain bahan yang bermanfaat bagi tubuh, juga mengandung bahan lain yang tidak berkhasiat dan berefek buruk pada tubuh. Sebut saja mengiritasi lambung. Ekstrak bawang putih hasil teknologi tinggi yang menjadikan kapsul bawang putih berharga mahal. Kita membeli teknologi tinggi yang berhasil mengekstraknya. Soal apakah ekstrak bawang putih itu sudah menyingkirkan zat yang tak bermanfaat dan aman bagi tubuh,...
Page 2 of 3123
error: Content is protected !!