ESDM Serahkan Blok MIGAS Pase ke BUMD Aceh

ESDM Serahkan Blok MIGAS Pase ke BUMD Aceh

Jakarta, EnergiToday– Keputusan pengalihan pengelolaan blok migas Pase kepada Pemerintah Aceh sungguh-sungguh menggembirakan dan telah lama ditunggu masyarakat Aceh. Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) sebagai pengelola akan segera bekerja bermitra kerja dengan PT Triangle Pase. Berikut adalah riwayat singkat blok Pase. Keberadaan Triangle Pase di Aceh Timur seperti dalam catatan Atjehpost.co, pernah dipersoalkan oleh Forum Masyarakat Peduli Aceh Timur (FMPAT). Koordinator FMPAT, Rahmad, menolak rekomendasi Gubernur Zaini Abdullah tanggal 1 Februari 2014 Nomor 542/5815 yang meminta pengelolaan wilayah kerja Blok Pase tetap berada di tangan Triangle Energy Global dan PDPA. “Perusahaan itu telah mengabaikan hak-hak rakyat Aceh khususnya masyarakat Aceh Timur dalam hal ini masyarakat Dusun Sijeuek,” kata Rahmad ketika itu. Menurut Rahmad, DPR RI dalam surat No.PW/01000/DPR RI/2013 tanggal 30 Januari 2013 juga telah meminta Menteri ESDM untuk meninjau kembali penugasan kepada perusahaan PT Triangle Pase Inc, karena tidak sesuai dengan UU Migas dan UU Pemerintah Aceh dan menugaskan perusahaan nasional bekerja sama dengan perusahaan daerah. “Atas dasar itu, kami menduga Gubernur Aceh telah mengabaikan hak-hak rakyat demi kepentingan pribadi dan keluarganya serta bersengkongkol dengan pihak asing untuk menguasai Blok Pase,” tegas Rahmad. Saat itu, Ketua DPRK Aceh Timur juga pernah meminta peninjauan kembali atas rekomendasi Gubernur Aceh terhadap Triangle Pase. Lapangan migas Blok Pase terbentang di Dusun Sijeuk, Desa Blang Seunong, Pante Bidari, Aceh Timur, sekitar 45 kilometer dari Lhoksukon, ibukota Aceh Utara. Ada dua sumur gas alam di sana. Triangle Pase mulai beroperasi di sana sejak 2009. Sebelumnya, sejak 1981, sumur gas itu milik Mobil Pase Inc, anak perusahaan ExxonMobil. Pada Desember 2006, lantaran cadangan gas menipis dan menghasilkan kandungan air yang tinggi, Exxon lantas menutup...
Sumur Minyak Blok ONWJ PERTAMINA Ditutup Diganti Pelabuhan Cilamaya

Sumur Minyak Blok ONWJ PERTAMINA Ditutup Diganti Pelabuhan Cilamaya

RMOL. Upaya keras Kementerian Perhubungan untuk tetap membangun Pelabuhan Cilamaya, Karawang, dinilai sebagai bentuk tunduknya pemerintah terhadap kepentingan asing. Menurut akademisi Universitas Pelita Harapan (UPH), Prof Tjipta Lesmana, Jepang memang menginginkan agar pelabuhan Cilamaya segera dibangun dengan maksud agar proses distribusi otomotif dari negeri sakura itu berjalan lancar. “Ironis jika pemerintah hanya mementingkan pembangunan pelabuhan tersebut demi melayani produsen otomotif, terutama yang memproduksi kendaraan murah,”kata Tjipta, seperti dilansir RMOL.CO Rabu (19/11) Tjipta mengatakan, pemerintah seharusnya tak mengakomodir keinginan Jepang membangun pelabuhan namun menutup sumur minyak, Blok Offshore North West Java (ONWJ) milik PT Pertamina. “Batalkan saja, daripada kita cari sumur migas baru, yang pastinya akan menyusahkan. Kalau sumur sampai harus ditutup, tentu pemerintah Indonesia sangat rugi, sebaiknya dibatalkan, rugi kita,”pintanya. Sementara itu aktivis Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Ayip Abdullah berpendapat, dari perspektif pangan, pembangunan Pelabuhan Cilamaya setidaknya akan mengalihfungsikan sebanyak 600 hektar lahan pertanian aktif di daerah Karawang. Berdasarkan catatan, papar Ayip ,di Karawangan sendiri pada tahun 2011 telah terjadi alih fungsi lahan sekitar 180-2 ribu hektar sawah untuk kepentingan industri otomotif dan ritel. Saat ini, luasan baku pertanian kian menyusut dari 94 ribu hektar menjadi 92 ribu hektar. “Belum lagi nanti ada proyek pembangunan pelabuhan. Pastinya, alih fungsi lahan akan terus bertambah. Karawang sebagai basis swasembada pangan, tidak mampu mempertahankannya, gara-gara banyaknya alih fungsi lahan untuk kepentingan lain,”tambahnya.[RMOL/wid] via www.rmoljabar.com tags; PHE ONWJ ditutup, artikel safety, artikel k3, Artikel K3 LH, artikel safety talk, artikel safety talk terbaru, kumpulan artikel safety talk, artikel k3 konstruksi, artikel k3 migas, artikel k3 listrik, artikel k3 umum, artikel k3 kimia, artikel k3 kebakaran, artikel k3 pertambangan, artikel k3 offshore, artikel k3...
Banyak Kecelakaan Kerja, Menteri ESDM Tegur Freeport

Banyak Kecelakaan Kerja, Menteri ESDM Tegur Freeport

“Smelter dan local content harus dibangun. Tak boleh ditawar!” VIVAnews – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menegaskan, PT Freeport tak boleh menawar-nawar mengenai pembangunan smelter dan konten lokal. “Untuk Freeport, yang tidak boleh ditawar lagi adalah smelter dan local content harus dibangun. Jadi manfaat ke dalam negeri harus ada,” kata Sudirman di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 19 November 2014. Sementara, untuk manajemen Freeport sendiri, ujar dia, keselamatan kerja harus dibenahi. Sebab selama ini masih banyak kecelakaan kerja. “Freeport harus kerja keras untuk bereskan safety, keselamatan kerja. Karena banyak peristiwa ini (kecelakaan kerja),” kata dia. Seperti diketahui, kecelakaan kerja di Freeport, Papua, seringkali terjadi. Pada September 2014, tercatat ada dua kecelakaan yang menewaskan total lima pekerja. Pertama, pada Sabtu 13 September 2014, seorang karyawan terimbun longsor di areal tambang dan ditemukan dalam kondisi tewas. Tak berapa lama kemudian, peristiwa serupa kembali terjadi. Tepatnya pada Sabtu 27 September 2014. Dari sembilan pekerja yang menjadi korban, empat orang dinyatakan tewas. Sementara lima orang lainnya selamat meski harus mendapat perawatan dari tim medis. sumber: bisnis.news.viva.co.id/news/read/559969-banyak-kecelakaan-kerja–menteri-esdm-tegur-freeport Tags: ESDM minta Freeport bangun Smelter, kecelakaan kerja diketinggian, santunan kecelakaan kerja, kecelakaan kerja di pabrik, gambar kecelakaan kerja, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan...
Kecelakaan Kerja Tangan Terpanggang, Wanita Ini Dapat Ganti Rugi Rp 429 juta

Kecelakaan Kerja Tangan Terpanggang, Wanita Ini Dapat Ganti Rugi Rp 429 juta

Santunan Kecelakaan Kerja – Perempuan asal Selandia Baru ini mendapat kompensasi dari pemerintahan setempat setara Rp 429 juta. Ini lantaran tangannya terjebak di pemanggang biskuit di kantornya selama 40 menit dan menyebabkan dia menderita luka bakar serius. Stasiun televisi BBC melaporkan, Rabu (12/11), pengadilan Ibu Kota Wellington menemukan fakta perempuan tidak disebutkan namanya ini tengah membersihkan alat pemanggang di tempatnya bekerja, Meycov Food Limited. Suhu benda itu biasa digunakan hingga suhu 180 derajat celsius, setelahnya harus dibongkar. Saat pembongkaran itulah tangan si wanita tak sengaja terpanggang. “Dia merasakan sakit sebab terjebak selama 40 menit,” ujar petugas keselamatan setempat. Ironisnya, tim penyelamat sempat nyasar hampir setengah jam saat hendak menuju pabrik itu. Ini menyebabkan penanganan pada korban tertunda cukup lama. Luka wanita itu cukup parah. Kulitnya mengelupas hingga terlihat daging serta ototnya. Dia harus dioperasi tiga kali untuk memulihkan luka-lukanya itu. Kepala petugas keselamatan kerja, Inspektur Keith Stewart mengatakan perempuan ini cedera lantaran tidak adanya pengaman memadai untuk membersihkan pemanggang itu. Pengadilan juga menemukan buruknya sanitasi di pabrik tersebut. Selain memberikan ganti rugi, Meycov juga harus membayar biaya perawatan pegawainya itu sebesar Rp 119 juta. Via: Merdeka.com Tags: kecelakaan kerja di pabrik, gambar kecelakaan kerja, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan kerja English Version...
Santunan 48 Kali Gaji Bagi Korban Kecelakaan Kerja

Santunan 48 Kali Gaji Bagi Korban Kecelakaan Kerja

Santunan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan telah berkomitmen memberikan santunan bagi para korban kecelakaan kerja yang berakibat hingga kematian sejumlah 48 kali gaji. Ini merupakan usaha yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para pekerja. Hal tersebut disampaikan oleh Moch Triyono selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan DIY setelah memberikan sosialisasi kepada para pekerja di DIY tentang pentingnya safety riding untuk menghindari kecelakaan kerja. Menurutnya, santunan sejumlah 48 kali gaji tersebut akan sangat membantu bagi keluarga korban. “Jika menggunakan hitungan UMR (Upah Minimum Regional,Red) DIY, maka santunan yang kami berikan ada sekitar Rp 60 juta. Dan jika disetujui, akan diberikan sebelum pemakaman. Tujuan kami semata-mata ingin mempermudah keluarga,” jelas Triyono, Rabu (19/11/2014). Menurutnya, setiap perusahaan wajib mengikutsertakan pegawainya ke dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja ini, selain kewajiban menyertakan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kematian. Setiap bulan, perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan harus membayar iuran wajib antara 0,24 – 1,74 persen dari gaji pegawai. “Banyaknya iuran ditentukan dari seberapa berisiko pekerjaan sebuah perusahaan tersebut. Jadi masing-masing perusahaan memiliki beban iuran yang berbeda,” kata Triyono. (*) via: Pristiqa Ayun Wirastami TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA tags; santunan kecelakaan kerja, kecelakaan kerja di pabrik, gambar kecelakaan kerja, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan...
Tangki Timbun Ambruk, Sungai Sembilan Dipenuhi Minyak

Tangki Timbun Ambruk, Sungai Sembilan Dipenuhi Minyak

Tangki Timbun Ambruk, Sungai Sembilan Dipenuhi Minyak Insiden kembali terjadi di dunia perusahaan pengolah minyak sawit, sebelumnya terjadi kecelakaan kerja yang menimbulkan korban meninggal. Namun kali ini, tangki timbun berisi minyak CPO milik perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama (IBP) yang beroperasi di Kecamatan Sungai Sembilan, Ahad (16/11/14) ambruk dan memenuhi aliran parit. Pantauan dumaisatu.com di lapangan, ratusan masyarakat tampak berebut mengambil tumpahan tersebut. Bahkan membuat macet kondisi arus lalulintas di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Para petugas keamanan dari perusahaan kewalahan memecah lalu lintas yang luar biasa padat. Sebab masyarakat berbondong mengambil tumpahan minyak tersebut di kanal perusahaan. Camat Sungai Sembilan Zulkarnaen, kepada media ini membenarkan insiden robohnya tangki timbun yang berisi ribuan ton minyak CPO milik perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama tersebut. Pihaknya juga sudah memerintahkan perusahaan untuk mengantisipasi secepat mungkin insiden ini agar tumpahan minyak tidak menyebar ke di laut. Sebab, jumlah yang tumpah ini luar biasa banyaknya. “Kita menerima laporan dari masyarakat setempat. Kejadian ini sendiri merupakan pertama kalinya terjadi di perusahaan PT. IBP. Sebelumnya, tangki timbun muatan cangkang sawit hingga menelan korban jiwa, tapi kalau sekarang ini tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya tumpahan minyak CPO. Kami dari kecamatan sudah meminta kepada perusahaan untuk secepat mungkin menangani masalah ini,” ujarnya. Sementara ketua LSM Menara Kota Dumai Ahmad Khadafi, mengaku kecewa dengan sering terjadinya insiden yang ditimbulkan oleh perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama tersebut. Sebelumnya, kata dia, tangki timbun berisi cangka sawit juga tumbang dan menelan korban jiwa meninggal beberapa orang perja yang berada di bawahnya. Kejadian seperti ini kerap terulang dan perusahaan kurang mengantisipasikannya. “Kami masyarakat sangat kecewa dengan kejadian itu. Sebab, kejadian kecelakaan...
Page 5 of 16« First...34567...10...Last »
error: Content is protected !!