TRAINING OPERATOR CRANE SERTIFIKASI

TRAINING OPERATOR CRANE SERTIFIKASI

    Description Dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per.01/MEN/1989 telah ditetapkan kualifikasi dan syarat-syarat operator Crane. Setiap operator Crane harus memiliki sertifikat yang diperoleh melalui pelatihan. Operator yang memiliki sertifikat memegang peranan penting dalam mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dalam mengoperasikan Crane, karena operator mengetahui dan memahami prosedur pengoperasian yang man. Karena itu pencegahan kecelakaan kerja dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Melalui pendidikan dan pelatihan dapat ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan, tanggung jawab dan disiplin, pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Di samping itu, dalam sebuah tim operator crane, perlu manajemen yang menjamin konsistensi pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja operator crane. Untuk itu keberadaan para Operator crane yang bersertifikasi dalam sebuah perusahaan sangat dibutuhkan khususnya untuk aktifitas inspeksi. Berdasarkan hal tersebut, Kami  sebagai perusahaan PJK3 yang ditunjuk akan menyelenggarakan program training dengan tema “Pelatihan & Sertifikasi Operator Crane”, sertifikasi dan SIO. Tujuan Program ini dibuat dalam rangka penyeragaman dan penyesuaian pelaksanaan pembinaan dan pengujian lisensi K3 bagi Operator Pesawat Angkat dan Angkut di seluruh Indonesia sebagamana diatur dalam peraturan menteri no. 05/Men/1985 tentang pesawat Angkat dan Angkut dan Peraturan Menteri No. 01/Men/1989 tentang kualifikasi dan syarat-syarat Operator Keran Angkat Secara khusus, pelaksanaan pelatihan ini bertujuan untuk : – Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoperasikan crane sehingga operator akan bertanggungjawab dan lebih berdisiplin. – Memahami dan mengerti persyaratan keselamatan & kesehatan kerja (K3) dalam mengoperasikan crane yang lebih efisien produktif dan aman. – Mengendalikan bahaya sehingga penyebab terjadinya kecelakaan dengan mengenal dan mengevaluasi sumber bahaya yang mungkin terdapat di tempat kerja....
MANAJEMEN RESIKO

MANAJEMEN RESIKO

MANAJEMEN RESIKO Mengapa perlu Manajemen Resiko ? Tiap tempat kerja memiliki sumber bahaya (bahan, proses, alat dan lingkungan) yang sulit dihilangkan Sebagai alat bantu dalam menentukan tindakan pengendalian resiko sesuai dengan sumber bahaya yang ada Menilai apakah tindakan pengendalian resiko sudah sesuai Bahaya adalah sesuatu yang berpotensi menimbulkan cidera/kerugian (manusia, properti, proses, lingkungan) Beberapa Definisi terkait manajemen resiko Resiko adalah sesuatu yang berpotensi menimbulkan cidera/kerugian atau merupakan kombinasi da kemungkinan / peluang dan akibat. Rizk  (arab) : an unexpected gift from heaven Webster        :  possibility dari loss, injury, disadvantage atau kerusakan IEC/TC56 (AS/NZS 3931) :   Kombinasi dari frekuensi atau probability kejadian dan konsekwensi dari suatu hazard. AS/NZS 4360 1995   :    Peluang sesuatu terjadi yang akan berpengaruh terhadap tujuan. Resiko terukur dari kemungkinan terjadi dan konsekwensi yg ditimbulkan Analisa Resiko adalah kegiatan analisa suatu resiko dengan cara menentukan besarnya kemungkinan / probability dan tingkat keparahan dari akibat / consequences suatu resiko Penilaian Resiko / Risk Assesment adalah penilaian suatu resiko dengan membandingkan terhadap tingkat / kreiteria resiko yang telah ditetapkan. Manajemen Resiko adalah penerapan secara sistematis dari kebijakan manajemen, prosedur dan aktifitas dalam kegiatan identifikasi bahaya, analisa, penilaian, penanganan dan pemantauan serta review resiko. Manajemen resiko sebaiknya dilakukan dalam suatu tim atau beberapa unsur dari karyawan yang terlihbat pada pekerjaan tersbut dengan tujuan : Lebih banyak informasi yang terkumpul Diperoleh kesepakatan dari beberapa sudut pandang yang berbeda Solusi yang diputuskan diterima oleh semua pihak yang terlibat Kapan Manajemen Resiko dilakukan? Pada tahap awal / perancangan / design Pengembangan prosedur / instruksi kerja baru Modifikasi proses Ditemukan bahaya baru Tahapan Manajemen Resiko Komitment Persiapan Identifikasi Bahaya...
Ledakan Tambang Tewaskan 11 orang Pekerja

Ledakan Tambang Tewaskan 11 orang Pekerja

BEIJING – Kecelakaan mematikan di tambang batu bara China kembali terjadi. Sedikitnya 11 orang meninggal setelah tambang batu bara Songlin, Songhe, Provinsi Guizhou, meledak kemarin pagi. Insiden itu merupakan kecelakaan kedua dalam dua hari terakhir. Berdasarkan laporan Xinhua, peristiwa itu terjadi ketika 19 penambang sedang sibuk bekerja. Adapun delapan penambang lain mengalami luka-luka. Tak lama setelah ledakan terjadi, tim penyelamat langsung bekerja cepat. Seluruh korban tewas dan selamat sudah dievakuasi. Namun identitas korban belum diungkapkan. Begitu pun dengan penyebab ledakan karena masih dalam penyelidikan. Sebelumnya juga terjadi ledakan pada tambang batu bara di Fuxin, Provinsi Liaoning, Rabu (26/11). Menurut kepala perusahaan tambang Liaoning Fuxin Coal Corporation, Wang Haibing, sedikitnya 26 orang meninggal, 24 di antaranya di tempat kejadian. Sementara dua lainnya meninggal saat tiba di rumah sakit setempat. Lebih lanjut Wang mengatakan 52 orang lainnya mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan. Saat ini 10 ahli medis dikirim dari pusat provinsi untuk membantu proses perawatan. Empat ahli medis dari Beijing dan Shanghai juga turun tangan. Ledakan itu terjadi sekitar pukul 14.35 waktu setempat di pertambangan batu bara Hengda, anak perusahaan batu bara ternama Liaoning Fuxin Coal Corporation. Kepala Bagian Hengda, Liu Zhipeng, mengatakan wakil kepala perusahaan Jiang Li turut menjadi korban. Jumlah korban sangat banyak karena api berkobar dengan sangat cepat. “Api sudah menghanguskan segalanya sebelum para penyelamat bisa melakukan penyelamatan,” ujar Liu seperti dikutip Xinhua. Sebagian anggota keluarga korban masih menunggu di kantor perusahaan lantaran identitas beberapa korban belum diketahui. Berdasarkan penyelidikan awal, penyebab ledakan diduga kuat akibat gempa dengan kekuatan 1,6 Skala Richter pada pukul 13.31 waktu setempat di sekitar situs pertambangan batu bara Hengda. Tahun lalu Pemerintah...
Pabrik Petasan Terbesar Di Lohbener Meledak 1 Tewas

Pabrik Petasan Terbesar Di Lohbener Meledak 1 Tewas

INDRAMAYU  – Pabrik petasan dan kembang api terbesar yang terletak di Desa Lobener Kidul, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu, Kamis sore (27/11) meledak. Gudang petasan milik Nurman ini porak poranda, akibat ledakan besar yang berasal dari aktivitas pembuatan petasan. Ledakan merusak beberapa ruangan dan gudang yang berada di satu komplek. Suara ledakan terdengar hingga radius 3 kilometer, dan menggetarkan rumah–rumah warga lain yang berdekatan dengan lokasi ledakan. Ledakan gudang produksi petasan ini terjadi, saat puluhan pekerja sedang berada melakukan peracikan petasan di dalam area gudang. “Diduga, ledakan terjadi akibat adanya gesekan dari potasium, bahan mentah petasan. Gesekan racikan petasan ini menimbulkan api, hingga akhirnya menyulut ledakan,” kata Prayitno salah seorang warga setempat. Akibat ledakan keras tersebut, seorang pekerja tewas di lokasi kejadian. Kondisi tubuh korban mengalami hancu dan luka bakar di sekujur tubuhnya. Besarnya ledakan mengakibatkan jasad korban terpental, dan ditemukan warga sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Insiden ledakan ini juga mengakibatkan dua orang pekerja lainnya mengalami kritis dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu. Identitas korban, masih belum diketahui. Petugas kepolisian resort Indramayu dikerahkan untuk menyelidiki penyebab pasti terjadinya ledakan. Di lokasi kejadian, petugas menemukan ribuan selongsong kembang api yang terbuat dari kertas, obat peledak dan bahan-bahan kimia pembuat petasan. Pabrik dan gudang petasan yang berlokasi di tengah pemukiman padat penduduk ini, sehari-hari digunakan untuk meracik dan membuat beraneka jenis petasan dan kembang api, yang kemdudian dipasarkan ke berbagai kota besar di pulau Jawa, sesuai permintaan menjelang perayaan Natal dan tahun baru. (CT-123) Via : (CT) www.cirebontrust.com/1-tewas-pabrik-petasan-di-lohbener-meledak.html Tags: Ledakan Pabrik Petasan Indramayu, artikel safety, artikel k3, Artikel K3 LH, artikel safety talk, artikel safety...
Efek Menggunakan Ponsel Dalam Gelap

Efek Menggunakan Ponsel Dalam Gelap

80% dari Anda, pasti masih menggunakan ponsel Anda terlebih dahulu sebelum tidur, taukah anda apa efek yang terjadi apabila menatap sinar dari layar hp Anda pada saat semua lampu mati. Setelah mendapat penyakit makula, itu berarti sudah menderita kanker mata, hanya menunggu buta, karena obat modern tidak bisa mengobatinya, apalagi menyembuhkan. Kebiasaan sebelum tidur menghidupkan ponsel maka akan terjadi masalah besar Baru-baru ini, semakin banyak pasien berumur 30-40 tahun berobat ke dokter, Karena sebelum tidur dan setelah lampu dimatikan, masih juga menggunakan ponsel. Profesor Li Li direktur Rumah Sakit of Ophthalmology mengatakan “Sinar menyilaukan yang kuat dari ponsel bila langsung menyinari mata lebih dari 30 menit, akan menyebabkan penyakit mata degenerasi makula, ini akan menyebabkan kerusakan yang cepat dari pandangan mata, kahususnya penyakit makula yang tak dapat disembuhkan.” Setelah lampu mati layar ponsel terlihat sangat terang dalam kegelapan, melihat dari jarak dekat, energi tinggi menyinari mata langsung, akan merusak makula mata. Mata makula kesehatanProfesor Li Li mengatakan bahwa gejala degenerasi makula kebanyakan adalah orangtua, namun baru-baru ini ada kecenderungan penderita adalah pasien yang lebih muda. Di antaranya peningkatan pasien pada usia 30-40 tahun bertambah 3 kali lipat, sebagian besar adalah pengguna berat ponsel pintar. Setelah lampu dimatikan, apakah itu ponsel atau ipad. Tidak hanya degenerasi makula, pada awal akan muncul gejala dini mata kering, yang lebih serius adalah katarak muncul duluan, bahkan kehilangan penglihatan dan menjadi buta. Gejala awal penyakit, harus diobati dengan laser atau suntikan steroid, baru memiliki kesempatan untuk sembuh. Profesor Li Li dari Academy of Ophthalmology Rumah Sakit 254 menyarankan, selain lebih banyak menambah suplemen lutein, hal yang paling penting adalah menyingkirkan kebiasaan buruk menggunakan ponsel saat...
ESDM Serahkan Blok MIGAS Pase ke BUMD Aceh

ESDM Serahkan Blok MIGAS Pase ke BUMD Aceh

Jakarta, EnergiToday– Keputusan pengalihan pengelolaan blok migas Pase kepada Pemerintah Aceh sungguh-sungguh menggembirakan dan telah lama ditunggu masyarakat Aceh. Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) sebagai pengelola akan segera bekerja bermitra kerja dengan PT Triangle Pase. Berikut adalah riwayat singkat blok Pase. Keberadaan Triangle Pase di Aceh Timur seperti dalam catatan Atjehpost.co, pernah dipersoalkan oleh Forum Masyarakat Peduli Aceh Timur (FMPAT). Koordinator FMPAT, Rahmad, menolak rekomendasi Gubernur Zaini Abdullah tanggal 1 Februari 2014 Nomor 542/5815 yang meminta pengelolaan wilayah kerja Blok Pase tetap berada di tangan Triangle Energy Global dan PDPA. “Perusahaan itu telah mengabaikan hak-hak rakyat Aceh khususnya masyarakat Aceh Timur dalam hal ini masyarakat Dusun Sijeuek,” kata Rahmad ketika itu. Menurut Rahmad, DPR RI dalam surat No.PW/01000/DPR RI/2013 tanggal 30 Januari 2013 juga telah meminta Menteri ESDM untuk meninjau kembali penugasan kepada perusahaan PT Triangle Pase Inc, karena tidak sesuai dengan UU Migas dan UU Pemerintah Aceh dan menugaskan perusahaan nasional bekerja sama dengan perusahaan daerah. “Atas dasar itu, kami menduga Gubernur Aceh telah mengabaikan hak-hak rakyat demi kepentingan pribadi dan keluarganya serta bersengkongkol dengan pihak asing untuk menguasai Blok Pase,” tegas Rahmad. Saat itu, Ketua DPRK Aceh Timur juga pernah meminta peninjauan kembali atas rekomendasi Gubernur Aceh terhadap Triangle Pase. Lapangan migas Blok Pase terbentang di Dusun Sijeuk, Desa Blang Seunong, Pante Bidari, Aceh Timur, sekitar 45 kilometer dari Lhoksukon, ibukota Aceh Utara. Ada dua sumur gas alam di sana. Triangle Pase mulai beroperasi di sana sejak 2009. Sebelumnya, sejak 1981, sumur gas itu milik Mobil Pase Inc, anak perusahaan ExxonMobil. Pada Desember 2006, lantaran cadangan gas menipis dan menghasilkan kandungan air yang tinggi, Exxon lantas menutup...
Page 4 of 16« First...23456...10...Last »
error: Content is protected !!