Ledakan Tambang Tewaskan 11 orang Pekerja

Ledakan Tambang Tewaskan 11 orang Pekerja

BEIJING – Kecelakaan mematikan di tambang batu bara China kembali terjadi. Sedikitnya 11 orang meninggal setelah tambang batu bara Songlin, Songhe, Provinsi Guizhou, meledak kemarin pagi. Insiden itu merupakan kecelakaan kedua dalam dua hari terakhir. Berdasarkan laporan Xinhua, peristiwa itu terjadi ketika 19 penambang sedang sibuk bekerja. Adapun delapan penambang lain mengalami luka-luka. Tak lama setelah ledakan terjadi, tim penyelamat langsung bekerja cepat. Seluruh korban tewas dan selamat sudah dievakuasi. Namun identitas korban belum diungkapkan. Begitu pun dengan penyebab ledakan karena masih dalam penyelidikan. Sebelumnya juga terjadi ledakan pada tambang batu bara di Fuxin, Provinsi Liaoning, Rabu (26/11). Menurut kepala perusahaan tambang Liaoning Fuxin Coal Corporation, Wang Haibing, sedikitnya 26 orang meninggal, 24 di antaranya di tempat kejadian. Sementara dua lainnya meninggal saat tiba di rumah sakit setempat. Lebih lanjut Wang mengatakan 52 orang lainnya mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan. Saat ini 10 ahli medis dikirim dari pusat provinsi untuk membantu proses perawatan. Empat ahli medis dari Beijing dan Shanghai juga turun tangan. Ledakan itu terjadi sekitar pukul 14.35 waktu setempat di pertambangan batu bara Hengda, anak perusahaan batu bara ternama Liaoning Fuxin Coal Corporation. Kepala Bagian Hengda, Liu Zhipeng, mengatakan wakil kepala perusahaan Jiang Li turut menjadi korban. Jumlah korban sangat banyak karena api berkobar dengan sangat cepat. “Api sudah menghanguskan segalanya sebelum para penyelamat bisa melakukan penyelamatan,” ujar Liu seperti dikutip Xinhua. Sebagian anggota keluarga korban masih menunggu di kantor perusahaan lantaran identitas beberapa korban belum diketahui. Berdasarkan penyelidikan awal, penyebab ledakan diduga kuat akibat gempa dengan kekuatan 1,6 Skala Richter pada pukul 13.31 waktu setempat di sekitar situs pertambangan batu bara Hengda. Tahun lalu Pemerintah...
Pabrik Petasan Terbesar Di Lohbener Meledak 1 Tewas

Pabrik Petasan Terbesar Di Lohbener Meledak 1 Tewas

INDRAMAYU  – Pabrik petasan dan kembang api terbesar yang terletak di Desa Lobener Kidul, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu, Kamis sore (27/11) meledak. Gudang petasan milik Nurman ini porak poranda, akibat ledakan besar yang berasal dari aktivitas pembuatan petasan. Ledakan merusak beberapa ruangan dan gudang yang berada di satu komplek. Suara ledakan terdengar hingga radius 3 kilometer, dan menggetarkan rumah–rumah warga lain yang berdekatan dengan lokasi ledakan. Ledakan gudang produksi petasan ini terjadi, saat puluhan pekerja sedang berada melakukan peracikan petasan di dalam area gudang. “Diduga, ledakan terjadi akibat adanya gesekan dari potasium, bahan mentah petasan. Gesekan racikan petasan ini menimbulkan api, hingga akhirnya menyulut ledakan,” kata Prayitno salah seorang warga setempat. Akibat ledakan keras tersebut, seorang pekerja tewas di lokasi kejadian. Kondisi tubuh korban mengalami hancu dan luka bakar di sekujur tubuhnya. Besarnya ledakan mengakibatkan jasad korban terpental, dan ditemukan warga sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Insiden ledakan ini juga mengakibatkan dua orang pekerja lainnya mengalami kritis dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu. Identitas korban, masih belum diketahui. Petugas kepolisian resort Indramayu dikerahkan untuk menyelidiki penyebab pasti terjadinya ledakan. Di lokasi kejadian, petugas menemukan ribuan selongsong kembang api yang terbuat dari kertas, obat peledak dan bahan-bahan kimia pembuat petasan. Pabrik dan gudang petasan yang berlokasi di tengah pemukiman padat penduduk ini, sehari-hari digunakan untuk meracik dan membuat beraneka jenis petasan dan kembang api, yang kemdudian dipasarkan ke berbagai kota besar di pulau Jawa, sesuai permintaan menjelang perayaan Natal dan tahun baru. (CT-123) Via : (CT) www.cirebontrust.com/1-tewas-pabrik-petasan-di-lohbener-meledak.html Tags: Ledakan Pabrik Petasan Indramayu, artikel safety, artikel k3, Artikel K3 LH, artikel safety talk, artikel safety...
Kecelakaan Kerja Tangan Terpanggang, Wanita Ini Dapat Ganti Rugi Rp 429 juta

Kecelakaan Kerja Tangan Terpanggang, Wanita Ini Dapat Ganti Rugi Rp 429 juta

Santunan Kecelakaan Kerja – Perempuan asal Selandia Baru ini mendapat kompensasi dari pemerintahan setempat setara Rp 429 juta. Ini lantaran tangannya terjebak di pemanggang biskuit di kantornya selama 40 menit dan menyebabkan dia menderita luka bakar serius. Stasiun televisi BBC melaporkan, Rabu (12/11), pengadilan Ibu Kota Wellington menemukan fakta perempuan tidak disebutkan namanya ini tengah membersihkan alat pemanggang di tempatnya bekerja, Meycov Food Limited. Suhu benda itu biasa digunakan hingga suhu 180 derajat celsius, setelahnya harus dibongkar. Saat pembongkaran itulah tangan si wanita tak sengaja terpanggang. “Dia merasakan sakit sebab terjebak selama 40 menit,” ujar petugas keselamatan setempat. Ironisnya, tim penyelamat sempat nyasar hampir setengah jam saat hendak menuju pabrik itu. Ini menyebabkan penanganan pada korban tertunda cukup lama. Luka wanita itu cukup parah. Kulitnya mengelupas hingga terlihat daging serta ototnya. Dia harus dioperasi tiga kali untuk memulihkan luka-lukanya itu. Kepala petugas keselamatan kerja, Inspektur Keith Stewart mengatakan perempuan ini cedera lantaran tidak adanya pengaman memadai untuk membersihkan pemanggang itu. Pengadilan juga menemukan buruknya sanitasi di pabrik tersebut. Selain memberikan ganti rugi, Meycov juga harus membayar biaya perawatan pegawainya itu sebesar Rp 119 juta. Via: Merdeka.com Tags: kecelakaan kerja di pabrik, gambar kecelakaan kerja, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan kerja English Version...
Tangki Timbun Ambruk, Sungai Sembilan Dipenuhi Minyak

Tangki Timbun Ambruk, Sungai Sembilan Dipenuhi Minyak

Tangki Timbun Ambruk, Sungai Sembilan Dipenuhi Minyak Insiden kembali terjadi di dunia perusahaan pengolah minyak sawit, sebelumnya terjadi kecelakaan kerja yang menimbulkan korban meninggal. Namun kali ini, tangki timbun berisi minyak CPO milik perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama (IBP) yang beroperasi di Kecamatan Sungai Sembilan, Ahad (16/11/14) ambruk dan memenuhi aliran parit. Pantauan dumaisatu.com di lapangan, ratusan masyarakat tampak berebut mengambil tumpahan tersebut. Bahkan membuat macet kondisi arus lalulintas di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Para petugas keamanan dari perusahaan kewalahan memecah lalu lintas yang luar biasa padat. Sebab masyarakat berbondong mengambil tumpahan minyak tersebut di kanal perusahaan. Camat Sungai Sembilan Zulkarnaen, kepada media ini membenarkan insiden robohnya tangki timbun yang berisi ribuan ton minyak CPO milik perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama tersebut. Pihaknya juga sudah memerintahkan perusahaan untuk mengantisipasi secepat mungkin insiden ini agar tumpahan minyak tidak menyebar ke di laut. Sebab, jumlah yang tumpah ini luar biasa banyaknya. “Kita menerima laporan dari masyarakat setempat. Kejadian ini sendiri merupakan pertama kalinya terjadi di perusahaan PT. IBP. Sebelumnya, tangki timbun muatan cangkang sawit hingga menelan korban jiwa, tapi kalau sekarang ini tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya tumpahan minyak CPO. Kami dari kecamatan sudah meminta kepada perusahaan untuk secepat mungkin menangani masalah ini,” ujarnya. Sementara ketua LSM Menara Kota Dumai Ahmad Khadafi, mengaku kecewa dengan sering terjadinya insiden yang ditimbulkan oleh perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama tersebut. Sebelumnya, kata dia, tangki timbun berisi cangka sawit juga tumbang dan menelan korban jiwa meninggal beberapa orang perja yang berada di bawahnya. Kejadian seperti ini kerap terulang dan perusahaan kurang mengantisipasikannya. “Kami masyarakat sangat kecewa dengan kejadian itu. Sebab, kejadian kecelakaan...
Halliburton Worker Killed, 2 Injured at Fracking Site in Weld County

Halliburton Worker Killed, 2 Injured at Fracking Site in Weld County

Kecelakaan Kerja – Pada hari Kamis kemarin kira-kira jam.09:30 waktu setempat, telah terjadi ledakan pada sebuah pipa air yang membeku bertekanan tinggi di Fort Lupton, dekat jalan Negara Bagian Weld dekat Mead sebelah utara Colorado 66, sewaktu kru sedang melakukan “fracking operation” di sumur milik Anadarko Petroleum Corp. Pada peristiwa itu telah mengakibatkan meninggalnya seorang kru Halliburton Co. Texas dan mencederai 2 orang lainnya. Kedua orang yang terluka : Thomas Sedlmayr ( 48 thn) dan Grant Casey (28 thn) dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Denver di Rockies, Loveland. Dengan terjadinya kecelakaan itu, Anadarko diminta untuk menghentikan sementara kegiatan “fracking”-nya dengan alasan kemanan. Menurut keterangan, pada saat itu suhu kira-kira 10derajat setelah malam sebelumnya suhu sempat di bawah 0derajat. Pagi itu kru berusaha memanasi pipa untuk mencairkan air di dalamnya, kemudian terjadi kebocoran pada katup air bertekanan tinggi dan mengakibatkan ledakan. Semburan air yang memancar dari ledakan pipa diperkirakan berkekuatan 2,500 to 3,000 psi. Belasan orang baru bekerja di lokasi yang panjangnya kira-kira 200 yards. Pada tahun 2012 yang lalu, di negara bagian Weld, seorang karyawan berusia 60 tahun juga meninggal dunia, ketika terjadi ledakan gas bertekanan tinggi di sumur Davis milik Encana Corp, sewaktu kru baru mulai mempersiapkan akan mulai memompa tags; kecelakaan kerja di pabrik, gambar kecelakaan kerja, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan...
Kecelakaan Kerja Di Ketinggian Gedung Telkom Pekanbaru

Kecelakaan Kerja Di Ketinggian Gedung Telkom Pekanbaru

Kecelakaan Kerja Bekerja Di Ketinggian – Seorang pekerja proyek gedung Telkom di simpang Jalan Sudirman Pekanbaru, terjatuh dari lantai 2, Jumat (14/11) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga, karyawan itu terjun bebas dari lantai atas. Menurut warga sekitar dan pengunjung kedai kopi yang tak jauh dari pembangunan gedung Telkom itu, 3 jam setelah kejadian, warga melihat ada tukang bangunan pekerja PT Hutama Karya yang jatuh dan disinyalir tewas. “Ada pekerja yang jatuh dari lantai dua tepatnya di sisi sebelah kiri bangunan yang berdempetan dengan gedung lama. Kabarnya dia dilarikan ke rumah sakit dan meninggal,” kata Rudi, pengunjung salah satu warkop. Sementara itu, salah satu petugas keamanan di pintu masuk gedung Telkom yang ditemui mengakui ada kecelakaan itu. Namun, dia menolak berkomentar lebih lanjut. “Bukan kami (Telkom) yang bangun pak. Coba tanya kontraktornya,” katanya. Saat dikonfirmasi ke pihak kontraktor PT Hutama Karya (HK), pintu masuk ke area proyek itu ditutup rapat dengan gerbang dilapisi seng. Seorang karyawan yang menjaga pintu itu saat ditanyai menolak mengomentari lebih lanjut. Selain membantah korban itu tewas, Ia juga mengatakan bahwa korban itu jatuh dari lantai dua. “Dari lantai dua. Saya ga tau di rumah sakit mana dilarikan. Maaf ya,” katanya. Sumber lain di lapangan menyebutkan bahwa buruh atau pekerja bangunan itu merupakan pria asal Pulau Jawa. Tugasnya, melakukan pengecatan di gedung yang diketahui belum memiliki izin lengkap itu. [eko] Sumber: Merdeka.com www.merdeka.com/peristiwa/pekerja-terjun-bebas-dari-lantai-2-gedung-telkom-pekanbaru.html Tags: Kecelakaan kerja bekerja di ketinggian, bekerja diketinggian, kecelakaan kerja diketinggian,  santunan kecelakaan kerja, kecelakaan kerja di pabrik, gambar kecelakaan kerja, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan...
Page 2 of 3123
error: Content is protected !!