Pompa SPBU Hasanudin Pontianak Meledak, Karyawan & Warga Terluka

Pompa SPBU Hasanudin Pontianak Meledak, Karyawan & Warga Terluka

PONTIANAK – Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan Hasanudin, Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat meledak, Kamis (7/1) pukul 06.15 wib. Akibat peristiwa itu, setidaknya tujuh orang mengalami luka-luka. Belum diketahui secara jelas apa penyebab meledaknya pompa pengisian bahan bakar tersebut. Menurut informasi yang dihimpun Pontianak Post, peristiwa itu berawal adanya percikan api di pompa nomor 1 atau P1. Tak lama berselang, disusul ledakan besar pada mesin pompa nomor 2 dan 3 (P2 dan P3). “Awalnya ada yang teriak ada api di pompa no 1. Setelah itu disusul ledakan pada mesin pompa no 2 dan 3,” kata Kesuma, karyawan SPBU saat ditemui Pontianak Post di RS Antonius Pontianak, kemarin. Saat itu, kata Kesuma, pompa no 1, 2 dan 3 sedang digunakan untuk melayani konsumen. Alhasil beberapa karyawan dan konsumen mengalami luka akibat ledakan tersebut. “Saya kebetulan sedang memperbaiki nosel di P3, dekat kantor. Saat meledak saya langsung terlempar. Tangan saya terkena pecahan kaca, karena ledakan begitu keras,” bebernya. Akibat ledakan tersebut, lanjut Kesuma, kaca dan mesin pompa hancur. Lima karyawan termasuk dua konsumen mengalami luka. “Yang paling parah dialami Deni, Algit, Amir dan Yuni. Karena saat ini mereka sedang melayani konsumen,” lanjutnya. Kapolsek Pontianak Barat Kompol Joko Sulistiono membenarkan adanya peristiwa SPBU meledak di Jalan Hasanudin Pontianak Barat. Menurut Joko, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan olah kejadian perkara (TKP). “Kami sedang melakukan olah TKP, sehingga akan jelas apa penyebab ledakan di SPBU itu,” katanya. Menurutnya, bedasarkan keterangan saksi, ledakan yang terjadi di SPBU Hasanudin tersebut mengakibatkan tujuh orang mengalami luka, lima diantaranya karyawan dan dua orang konsumen. “Saat ini mereka sedang menjalani perawatan di...
Kecelakaan Kerja, Jatuh Dari Gondola 3 Pekerja Meninggal Dunia

Kecelakaan Kerja, Jatuh Dari Gondola 3 Pekerja Meninggal Dunia

Merdeka.com – Tiga orang pekerja yang tengah melakukan perawatan di Gedung Mitra Mal Malang jatuh dari lantai tiga gedung tersebut. Ketiganya meninggal dunia di lokasi dengan kondisi bersimbah darah. Ketiga korban diduga sedang melakukan pembenahan lampu di salah satu sisi gedung berlantai tiga tersebut. Ketiganya terjatuh hampir bersamaan dengan alat yang dinaikinya untuk memasang lampu. Alat tersebut jatuh menimpa tempat permainan anak-anak yang kebetulan sedang libur. Saksi mata melihat dua orang berada di dalam keranjang yang sedang menggantung. Pengait peralatan yang menancap di pucak lantai diduga lepas sehingga terjatuh. Alat tersebut jatuh disusul dua orang yang ada dalam keranjang. Sementara satu orang, diduga jatuh terlebih dahulu. “Saya hanya melihat dua korban yang ada di keranjang jatuh melayang. Kejadian sekitar jam 13.00 WIB,” kata Edy Santoso di lokasi kejadian, Selasa (5/12). Edy mengaku habis selesai membeli obat. Saat tengah berjalan menuju parkiran melihat alat berat terjatuh, disusul dua orang yang ada dalam keranjang. “Saya melihat satu korban bergerak-gerak, dan dua korban sudah meninggal,” katanya. Polisi masih melakukan identifikasi dengan masyarakat yang penasaran ingin melihat. Darah segar berikut peralatan (gondola) terlihat jatuh di kolam mainan anak-anak. Tubuh ketiganya dimasukan ke dalam kantung jenazah lalu diangkut dengan mobil ambulans. Baik polisi, maupun pemilik gedung belum memberikan keterangan hingga kini. Petugas meminta keterangan saksi. Sumber Berita tags; kecelakaan kerja di pabrik, gambar kecelakaan kerja, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan kerja, Lowongan HSE...
Kecelakaan Kerja Saat Perawatan Neon Box, Kedua Tangan Di Amputasi

Kecelakaan Kerja Saat Perawatan Neon Box, Kedua Tangan Di Amputasi

KECELAKAAN KERJA | Adi Prasetyo (26), pekerja harian lepas (PHL) di Alfamart Pekanbaru, kini hanya bisa terbaring tak berdaya di rumah Ponimin (55), warga Jalan Dahlia Gang Gajus Nomor 17 Sukajadi, Pekanbaru, Riau karena kedua tangannya sudah tidak ada lagi dan kakinya dipasang gips lantaran patah. Kepada merdeka.com, Kamis (31/12) malam, didampingi Juriyah (20), istrinya yang sedang mengandung sembilan bulan, Adi menuturkan musibah yang dideritanya akibat kecelakaan kerja saat membersihkan neon box Alfamart II Dharma Bakti di kawasan Sigunggung, kota Pekanbaru. Adi mengisahkan, kecelakaan kerja terjadi pada 2 November 2015, sehabis makan siang, sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, ia bekerja seperti biasa membersihkan neon box, dan naik ke atas. Dengan posisi berdiri memegang besi, ia membersihkan neon box di atas mini market itu. “Tiba-tiba, seakan kena sambar petir, saya kesetrum! Saya tersentak dan terjatuh tertelungkup, tapi saya masih sadar, mulut saya berdarah. Ternyata, rahang saya lari. Kedua tangan saya hangus terbakar, dan kaki saya patah,” ujar Adi, sambil menggoyang-goyangkan sisa kedua tangannya. Begitu jatuh, sambung Adi, ia dilarikan ke klinik terdekat. Entah kenapa, baru sekitar pukul 21.30 WIB, dia dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Cuma 10 hari bertahan, lantaran hangus dan sudah mulai membusuk, tangan kiri Adi terpaksa diamputasi. Dan empat hari kemudian, menyusul tangan kanan Adi yang diamputasi. SUMBER PEKANBARU | KECELAKAAN KERJA – Jajaran manajemen Alfamart Pekanbaru sekitar pukul 20.00 WIB malam ini, mendatangi korban kecelakaan kerja yang menimpa Adi Prasetyo dengan membawa beberapa bantuan sebagai tanda permohonanan maaf. Tak hanya itu saja, rombongan yang dipimpin Manajer Personalia PT Sumber Alfaria Trijaya TBK (Alfamart) Robert, juga menyatakan akan membantu proses pengobatan Adi Prasetyo dan membantu biaya...
KM Penumpang Wihan Sejahtera Tenggelam

KM Penumpang Wihan Sejahtera Tenggelam

This slideshow requires JavaScript. Gresik – Sebuah kapal Rool On-Roll Off (RoRo), KM Wihan Sejahtera, tenggelam di perairan sekitar Terminal Teluk Lamong. Belum diketahui penyebab tenggelamnya kapal jurusan Surabaya-Maumere tersebut. “Mulai miring tadi pagi di Dermaga Wilmar, kemudian terseret arus hingga tenggelam di kade seberang Teluk Lamong,” kata Humas Pelindo III Edi Priyanto saat dihubungi detikcom, Senin (16/11/2015). Edi mengatakan, kapal RoRo biasanya mengangkut penumpang dan kendaraan. Namun untuk nasib penumpang dan kendaraan yang diangkutnya, Edi mengaku masih belum mengetahuinya. Penumpang yang dievakuasi dengan ambulance (Imam Wahyudiyanta/detikcom) “Kami belum tahu, untuk selengkapnya silakan konfirmasi ke syahbandar,” tandas Edi. Suasana di lokasi (Imam Wahyudiyanta/detikcom) Dari informasi yang dihimpun, banyak penumpang kapal berloncatan saat kapal miring dan hendak tenggelam. Kapal dan perahu yang ada di sekitar lokasi langsung datang untuk memberikan pertolongan. Para penumpang segera dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak dan segera dibawa ke Rumah Sakit PHC Perak. (hri/hri) Surabaya – Para penumpang KM Wihan Sejahtera yang tenggelam di perairan Teluk Lamong dievakuasi ke Rumah Sakit Pelabuhan Tanjung Perak PHC (Port Health Center) Surabaya. Para korban terus berdatangan. “Hingga pukul 11.24 WIB, sudah ada 16 korban yang datang,” kata Humas RS PHC kepada detikcom, KM Penumpang Wihan Sejahtera tenggelam (Imam Wahyudiyanta/detikcom) Iwan memperkirakan korban akan terus berdatangan. Dari data yang dia terima, penumpang yang ada di KM Wihan Sejahtera diperkirakan berjumlah hingga 100 orang. Namun Iwan belum bisa mengatakan luka atau trauma apa yang diderita para korban. Penumpang yang datang segera masuk ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Dan dari pemeriksaan di situ, para penumpang akan masuk ke ruang perawatan tergantung dari luka yang  derita. “Kami sudah siap. Kami akan melakukan...
Kebakaran Pabrik Kosmetik Mandom Cibitung – 5 Tewas

Kebakaran Pabrik Kosmetik Mandom Cibitung – 5 Tewas

Kecelakaan Kerja – Pabrik kosmetik PT Mandom Tbk di kawasan industri MM 2100 Cibitung, Bekasi, Jawa Barat ludes dilalap si jago merah  Jumat pagi pukul 10.00 WIB. 5 Pekerja dinyatakan tewas dan 50 pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, korban luka bakar saat ini dievakuasi ke 3 rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Permata Bekasi, Rumah Sakit Hermina Grand Wisata, dan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur. “Di Rumah Sakit Permata Bekasi ada 5 pekerja, di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur ada 8 pekerja, dan paling banyak dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Grand Wisata ada 37 pekerja,” kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2015). Dari total 5 pekerja yang meninggal, Iqbal menjelaskan, 4 di antaranya disemayamkan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan seorang lagi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi. Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti menambahkan, pemicu kebakaran diduga karena kebocoran gas dari mesin di ruang produksi. “Tim masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan awal terjadi karena kebocoran gas di ruang produksi,” ujar dia. Iqbal mengatakan semua korban, baik yang luka bakar maupun meninggal dunia, merupakan warga negara Indonesia. “Tidak ada WNA, tidak ada orang Jepang,” . Semua korban saat ini berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rumah Sakit Permata dan Hermina. Sebelum terbakar, kata Krishna, saksi mata mendengar bunyi ledakan yang cukup keras, setelah itu api menjalar dengan cepat ke seluruh penjuru pabrik. Akibat kebakaran ini, gedung pabrik yang baru diresmikan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel pada 12 Juni lalu hancur total. “Jadi menurut saksi...
Kecelakaan Kerja RIG PDSI H35 NAD – 1 Meninggal Dunia

Kecelakaan Kerja RIG PDSI H35 NAD – 1 Meninggal Dunia

Foto ini pertama kali di unggah oleh Cakil Ax‎ di FB GrupKOMUNITAS RIG Safety stand down rig pdsi H35/uy6 area NAD/sumbagut. Turut berduka cita atas meninggalnya teman sdr Andi (floorman) Kebakaran pada RIG H35 (PDSI) disumur KLD-11, dengan kronologis sebagai berikut: Sumur sedang dalam pekerjaan perawatan, pada saat RIH tubing 3-1/2″ OE untuk sirkulasi tiba-tiba ada semburan minyak mentah dari dalam sumur, floorman berusaha memasang safety valve dan seketika semburan mencapai bagian atas menara dan memecahkan lampu menara dibagian bawah derricman, muncul api dan menyambar bagian menara, floor dan 1 unit tangki RIG yang sudah terkena minyak mentah.. Korban 2 orang floorman luka bakar hampir seluruh badan, 1 orang derricman cedera dipergelangan kaki karena melompat dari escape chair saat berusaha berusaha menghindar/evakuasi. Sumber BBM Group PUMPINDO EP #12 Tags: kecelakaan kerja rig pdsi, gambar kecelakaan kerja rig pdsi, pengertian kecelakaan kerja, makalah kecelakaan kerja, kasus kecelakaan kerja, contoh kecelakaan kerja, artikel kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan kerja kecelakaan kerja rig, artikel safety, artikel k3, Artikel K3 LH, artikel safety talk, artikel safety talk terbaru, kumpulan artikel safety talk, artikel k3 konstruksi, artikel k3 migas, artikel k3 listrik, artikel k3 umum, artikel k3 kimia, artikel k3 kebakaran, artikel k3 pertambangan, artikel k3 offshore, artikel k3 onshore, artikel k3 pengeboran-drilling, artikel k3 keselamatan kesehatan keamanan kerja, artikel keselamatan dan kesehatan kerja, pengertian keselamatan dan kesehatan kerja, artikel k3 keselamatan kesehatan keamanan kerja 2015,  pengertian k3, artikel k3 dalam menggunakan komputer, artikel k3 komputer, lowongan hse, lowongan hse 2015, lowongan hse coordinator, lowongan hse migas, lowongan hse officer, lowongan hse supervisor, pelatihan ahli k3, training k3, pelatihan k3, lowongan safety man, lowongan safety officer, lowongan safety supervisor, lowongan safety oktober...
Page 1 of 3123
error: Content is protected !!